K-BioBoost - More information

K-BioBoost - More information
Untuk informasi seputar K-BioBoost...klik disini..

Mitra Petani - Potensi pertanian organik Indonesia masih besar

MALANG:Indonesia masih punya potensi tanam sebesar 50 juta hektare untuk pengembangan pertanian organik menyusul tren permintaan komoditas tersebut yang terus meningkat.

Pakar pertanian yang juga guru besar dalam Bidang Ilmu Budidaya Pertanian Universitas Brawijaya Malang Sudiarso mengatakan pengembangan pertanian organik di Indonesia tergolong strategis menyusul tingginya permintaan produk pertanian organik dunia.

Berdasarkan data World Trade Organization (WTO), rata–rata pertumbuhan permintaan produk pertanian organik di dunia tercatat 20% per tahun. Bahkan pada 2007 pangsa pasar dunia produk pertanian organik telah mencapai lebih dari US$ 50 miliar.

”Tentu saja hal ini menjadi penting bagi pengembangan pertanian organik di Indonesia, sehingga Indonesia mampu menjadi produsen pangan organik terkemuka di dunia,” kata Sudiarso Rabu (22/12).

Menurut dia, upaya tersebut cukup beralasan, mengingat Indonesia memiliki potensi lahan tanam yang luas. Dari total 75,5 juta hektare lahan, yang ditanami untuk pengembangan pertanian organik maupun nom organik baru sebesar 25,7 juta hektare. ”Masih ada potensi  50 juta hektare yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian organik.”

Saat ini,lanjut dia, volume produk pertanian organik baru mencapai sekitar 7% dari total produk yang diperdagangkan di pasar internasional. Sebagian besar pasokan produk tersebut berasal dari negara maju seperti Australia, Amerika, dan Eropa.

Di Asia, pasar produk pertanian organik lebih banyak didominasi oleh negara-negara timur jauh seperti Jepang,Taiwan, dan Korea. Sementara itu di  Indonesia volume perdagangan produk organik tergolong rendah meskipun beberapa komoditas seperti beras, dan sayuran organik mulai muncul di sejumlah pasar swalayan.


- Butuh kesadaran dan tindakan nyata dari berbagai pihak tuk jadikan Indonesia sebagai  negeri produsen produk organik... ANDA siap?

Referensi : Bisnis Ja-Tim

1 komentar:

Tinggalkan pesan Anda disini!